Monthly Archives: July 2012

lagu berkabut

Lima lagu ini yang entah kenapa sedang ingin saya tulis. Lagu dengan ekspresi kegamangan menatap hidup

1. Oh I Never Know – Sarasvati

Mendengar lagu yang menenangkan ini  namun justru liriknya menimbulkan kegalauan yang lumayan dahsyat. Lagu yang bercerita tentang keingintahuan seorang terhadap perasaan orang yang dikaguminya, namun justru ia tidak pernah mendapat celah untuk menerka isi hati orang itu.

I want to know your feeling, to clear this mess

I do believe there’s no word to explain your heart

Don’t be scared, don’t get scared to believe what you want

Don’t be shy don’t be shy to tell the truth

2. Jalan Keluar – Sheila on 7

Ini dia lagu yang mengaduk-aduk jiwa, dan membuat kita berkata “pundak mana pundak”. Lagu yang berkisah tentang tekad seseorang yang ingin mencari jalan keluar dari labirin cinta yang membingungkan *abot bahasane*. Siapkan tisu ya jika ingin mendengarkan lagu ini 😀

Kau biarkan ku jatuh tanpa ujung lepaskan sayapku yang terpasung

Jika memang tiada harapan, tunjukkan jalan keluar dari hatimu

 

3. Sebenarnya Cinta – Letto

Band yang menempatkan Noe sebagai frontman ini memang selalu menampilkan ciri khasnya dari kekuatan diksi yang dipilih di setiap lirik-liriknya. Salah satu lagu favorit saya yaitu yang berjudul Sebenarnya Cinta. Irama yang menenangkan, lirik yang berusaha menghadirkan kegalauan yang menurut saya galau yang tidak “cengeng”. Lagu ini bercerita tentang ketakutan seseorang terhadap sesuatu yang fana, semu, dan hanya ada dan hilang sesaat. Bercerita tentang keragu-raguan dalam menentukan arah hubungan.

Dan bangunkanlah aku dari mimpi mimpiku

Sesak aku di sudut maya

Dan tersingkir dari dunia nyata

 

 

Advertisements

Ketika Politisi Berbicara Bola

2 Juli 2012 menjadi puncak final Piala Eropa yang mempertemukan juara bertahan Spanyol melawan Italia. Pada Piala Eropa kali ini nyaris tidak ada kejutan dari tim-tim kecil. Seperti biasa, tim-tim besar yang masih mendominasi turnamen ini. Meskipun minim kejutan, namun tetap saja final ini menyedot antusias seluruh penduduk di dunia. Tidak terkecuali dengan di Indonesia, mulai dari penggila bola fanatik, musiman, hingga politisi tidak mau kalah meramaikan moment puncak ini. Para politisi yang biasanya saling “menjegal” terlihat akur dan bersatu saat menggelar acara nonton bareng. Mulai dari anggota parpol merah, biru, independen memliki jagoan masing-masing. Menariknya, jagoan masing-masing anggota parpol masih berbau politis. Tengok saja ketika Om Marzuki Ali yang sambil berkelakar mendukung Italia yang sesuai dengan warna parpolnya, biru. Lain lagi dengan komentar politis ala (calon) penghuni Monas AKA Anas Urbaningrum yang mengatakan “incumbent yang berprestasi akan juara”, sebuah komentar yang tendensius *in my opinion*. Tidak ketinggalan empunya MNC Group menyisipkan tagline partai dimana ia bernaung “Gerakan Perubahan” ketika acara nonton bareng itu. Ah politisi memang selalu lihai menyusupkan pesan-pesan politis, kampanye gratis lumayan lah :D. Semoga ketika “perang” 2014 besok, para politisi bisa duduk berdampingan akur seperti saat menyaksikan Final Euro 2012. *saya sih tetap menjagokan Spanyol agar bisa mencetak sejarah juara Euro berturut-turut*